Senin, 17 Oktober 2011

Mengenalkan KLIMAKS

Selama ini, kami selalu memposting dan mungkin sebagian dari anda belum tahu, apa itu KLIMAKS.
Jadi kali ini saya akan menjelaska mengenai KLIMAKS.


KLIMAKS adalah sebuah organisasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Jurusan Analis Kesehatan. KLIMAKS merupakan singkatan dari Kelompok Ilmiah Mahasiswa Analis Kesehatan.


Logo Klimaks

Kelompok Ilmiah mahasiswa Analis Kesehatan yang di singkat KLIMAKS didirikan pada 20 April 2007 dengan nama Kelompok Ilmiah Mahasiswa (KIM) dan diresmikan menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Pendidikan Himpunan Mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung dalam Musyawarah Anggota XXII melalui SK Nomor : 09/BPM/AK-PB/XXII/2007 oleh Badan Perwakilan Mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung periode 2006-2007 pada tanggal 15 Desember 2007 dengan nama Kelompok Ilmiah Mahasiswa Analis Kesehatan (KLIMAKS).

KLIMAKS berfungsi sebagai wadah kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung dalam bidang pengembangan kemampuan ilmiah mahasiswa yang berorientasi kepada Tridharma Perguruan Tinggi :
1.   Pendidikan
2.   Penelitian
3.   Pengabdian Masyarakat

Visi
For The better Future

Misi
1.   Membangun sistem organisasi yang sinergis dan kokoh.
2.   Membentuk mahasiswa yang terampil, ulet, dan berkualitas secara IPTEK dan IMTAQ.
Mempererat silaturahmi di dalam Civitas Akademika khususnya di kampus Analis.

Minggu, 19 Juni 2011

PSYCOPATH

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya. Psikopat kebanyakan melakukan pembunuhan, pemerkosaan dan hal lain yang “Tidak Waras” seperti memasak, mengkoleksi organ tubuh ataupun bahkan melakukan necrophilia kepada korbannya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.

Efek Buruk Kalau Sering Masturbasi


Masturbasi bukan hanya aktivitas sebagian para lajang. Sejumlah pria atau wanita menikah ternyata juga melakukan aktivitas itu. Sehatkah?
Aktivitas ‘melayani’ diri sendiri memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti membantu meningkatkan kualitas tidur, meredam stres, memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan produksi endorfin.

Minggu, 12 Juni 2011

Diet Golongan Darah

Hey u guys, pernah denger kan tentang "Diet Golongan Darah??", pernah ga sih kepikiran, siapa sih yang nemuin? Kok kepikiran ya??

Ternyata eh ternyata....
Diet golongan darah ditemukan olah Dr Peter D’Adamo, penulis “Eat Right for Your Type”. Menurutnya, reaksi kimia terjadi antara darah dan makanan yang Anda makan. Reaksi ini merupakan bagian dari warisan genetis. Reaksi ini disebabkan oleh faktor yang disebut Lektin. Lektin dan beragam protein yang ditemukan dalam makanan memiliki sifat aglutinasi yang mempengaruhi darah Anda. Jadi, ketika Anda makan makanan yang mengandung lektin protein yang tidak cocok dengan tipe antigen darah Anda, maka laktin mulai mengaglutinasi sel-sel darah dan ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. dari sinilah konsep diet golongan darah bermula


Diet golongan darah O

Golongan darah O diyakini oleh D’Adamo sebagai kelompok hunter (pemburu), golongan darah yang pertama kali muncul pada manusia. Diet golongan darah o merekomendasikan bahwa golongan darah O adalah diet dengan protein tinggi. D’Adamo mendasarkan ini pada keyakinan bahwa golongan darah O adalah tipe darah yang pertama ada di muka bumi, berasal 30.000 tahun yang lalu.
Pemilik golongan darah ini biasanya cenderung berprestasi tinggi, seorang yang aktif dan terorganisir.
Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O adalah latihan kardio: jogging, bersepeda, berenang, atau jalan cepat. Latihan di pagi hari lebih baik daripada malam hari.
Menu diet golongan darah O
Profile diet: rendah karbohidrat dan tinggi protein.
Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah O):
jahe, kailan, kunyit, Daging (sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi), Brokoli, ubi, waluh, selada, lobak china, bluberi, rumput laut, ganggang laut, ceri, jambu biji, kacang merah, bumbu kari, kacang polong, semua jenis bawang.
Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah O):
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang (hitam, merah, buncis, kedelai), tempe, tahu, susu kedelai, terung, tomat, labu, Daging (ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci)
Hindari (makanan yang beraksi negatif untuk diet  golongan darah O):
Daging babi, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras,cumi-cumi, sotong, bunga brokoli.

Diet golongan darah A

Golongan darah A disebut cultivator (penggarap tanah,bercocok tanah) oleh D’Adamo, golongan darah A berkembang pada zaman pertanian, sekitar 20.000 tahun yang lalu. Diet golongan darah merekomendasikan bahwa individu-individu yang sedang melakukan diet golongan darah A diharuskan memperbanyak makan sayuran dan menghindari daging merah, asupan makanan diarahkan lebih ke arah vegetarian.
Orang dengan golongan darah A cenderung sangat kreatif, sangat sensitif, dan pemecah masalah yang baik.
para pemilik golongan darah A cenderung lebih cocok melakukan olahraga yang santai selama 30 menit, seperti yoga, tai chi, berjalan, dan olahraga outdoor. Pemilik golongan darah ini kurang aktif dalam berolahraga.
Menu diet golongan darah A
profile Diet: rendah lemak dan tinggi kerbohidrat
Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah A):
Bayam, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun),tempe, tepung beras, bluberi,brokoli, wortel, minyak zaitun.
Netral:
Ikan tuna, telur puyuh, biji wijen, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara), telur ayam & bebek, biji bunga matahari, roti gandum, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka.
Hindari:
Daging (sapi,angsa, kelinci, ayam hutan, kerbau, domba, bebek), lobster, belut, kodok, keju, es krim, susu, murni, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya,acar, terung, tomat, ubi, gurita, kepiting, kentang, jeruk, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, pare, air soda.

Diet golongan darah B

Golongan darah B, menurut D’Adamo disebut dengan tipe nomad (pengembara). Golongan darah ini terkait dengan sistem kekebalan yang kuat dan sistem pencernaan yang fleksibel. Menurut teori diet golongan darah , orang dengan golongan darah B adalah satu satunya orang yang bisa berkembang dengan baik dengan produk susu. Diperkirakan golongan darah B berasal kira kira 10.000 tahun yang lalu.
Pemilik golongan darah ini cenderung sangat praktis, seorang yang tidak suka bertele tele dalam banyak hal.
Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah B adalah latihan moderat, yang menggunakan tubuh dan otak. Olahraga seperti balet, menari dapat dilakukan untuk menunjang diet golongan darah B.
Menu diet golongan darah B
Profile diet: Susu & produk olahan susu
Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah B):
Kembang kol, terung, teh hijau, kue beras, brokoli, ubi, wortel, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa),buburgandum, Ikan laut, susu sapi, keju, roti essene.
Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah B):
Telur ayam, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi,Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, mangga, melon, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi), jeruk, pir,kacang merah, kacang buncis, tepung beras, kurma, jambu biji.
Hindari:
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, air soda, minuman beralkohol avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), pir.

Diet golongan darah AB

Golongan darah AB, menurut D’Adamo disebut sebagai the enigma (teka-teki, misterius). Golongan darah AB merupakan jenis golongan darah yang terakhir berevolusi, berasal kira kira 1.000 tahun yang lalu. Dalam hal kebutuhan makanan, gologan darah AB diperlakukan sebagai golongan darah yang yang merupakan perantara antara golongan darah A dan B.Orang dengan golongan darah AB memiliki sifat cerdik dan kreatif, memiliki pemikiran yang baik untuk bisnis, mudah bergaul dengan orang.
Dalam diet golongan darah, olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O ini adalah yoga atau pilates sekali dalam seminggu, Jogging ringan dapat pula dilakukan dengan intensitas yang lebih sering.
Menu diet golongan darah AB
Profile diet: Menyesuaikan dengan berbagai jenis makanan.
Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah AB):
Ikan sardin, the hijau, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), anggur merah, Daging (kalkun,domba, kelinci).
Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah AB):
kacang merah, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, Cumi-cumi, ikan mas, kacang buncis, tepung beras, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji.
Hindari:
Kesemek, Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, acar, jagung, belimbing, delima, minuman beralkohol, saus tomat, kopi, soda, jambu biji, mangga, kacang hitam, Es krim, telor bebek, pare, pisang, kelapa.

Alternatif Diet Golongan Darah

Mungkin sebagian Anda mulai berfikir bahwa diet ini begitu banyak sekali berpantang makanan dan terasa berat, ada alternatif diet lain yang dapat anda lihat yaitu diet dengan makanan nutrisi yang rendah kalori tanpa membedabedakan golongan darah .

Jualan KLIMAKS

Ayo-ayo jajan-jajan di ruhim, terdapat pelbagai makanan dan alat lab, nasi kuning, gorengan, makanan ringan, susu. Ayoayobelililililiii.







silahkan belilili.
Harga Susu= Rp 2000,-
Masker = Rp 5000,-
Gorengan = Rp 500,-



Senin, 28 Maret 2011

Ikan Garra Rufa

Anda tahu kan, kemarin2 hingga sekarang sedang trend yang namanya Fish Terapi, dimana seseorang menyelupkan kakinya pada kolam berisi ikan2 kecil yang kemudian mengerubuni kakinya.

Tahukan anda ikan apa itu? Bukan sembarang ikan, ikan Garra Rufa atau yang biasa dikenal dengan Nibble Fish ini memiliki kemampuan supernatural. Ikan yang berasal dari Turki ini dapat bekerja secara alami sebagai dokter bagi manusia. Caranya yaitu dengan memakan sel-sel kulit mati. Karena itu beberapa profesor di Turki memberi julukan ikan Garra Rufa ini sebagai doctor fish.

Seperti simbiosis mutualisme, manusia membutuhkan doctor fish untuk menyehatkan dan mempercantik kulit, sedangkan ikan Garra Rufa membutuhkan kulit mati untuk makanan mereka. Saat kaki masuk ke dalam bak, ikan-ikan tersebut langsung mengerubuti kaki dan mulai memakan sel kulit mati yang ada di kaki.

Proses ikan menggigiti kulit manusia menciptakan micro pelling effect yang berfungsi membersihkan sel-sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan kulit baru sehingga kulit lebih halus dan elastis. Selain memperbaharui kulit dan memperlancar peredaran darah, ikan Garra Rufa juga akan menstimulasi titik akupunktur yang akan membuat sistem syaraf jadi lebih rileks.

"Agak geli, kayak digigit-gigit tapi lama-lama enak ko!" komentar Beberapa orang yang mencoba.

Temperatur air memang dibuat hangat, selain untuk kenyamanan juga untuk menyesuaikan kondisi ikan. "Karena suhu di Turki itu hangat sedangkan di Bandung dingin, jadi airnya yang dibikin hangat,". Selain itu oksigen dan filter dipasang untuk menjaga kondisi ikan tetap stabil.

Tidak ada salahnya anda mencoba saat lelah berjalan-jalan atau berbelanja di mall Parijs Van Java. Cukup dengan mengeluarkan uang Rp.80.000 untuk 20 menit menikmati sensasi gigitan ikan Garra Rufa.

Minggu, 28 November 2010

Fosfatase Alkali

Fosfatase alkali (alkaline phosphatase, ALP) merupakan enzim yang diproduksi terutama oleh epitel hati dan osteoblast (sel-sel pembentuk tulang baru), enzim ini juga berasal dari usus, tubulus proksimalis ginjal, plasenta dan kelenjar susu yang sedang membuat air susu. Fosfatase alkali disekresi melalui saluran empedu. Meningkat dalam serum apabila ada hambatan pada saluran empedu (kolestasis). Tes ALP terutama digunakan untuk mengetahui apakah terdapat penyakit hati (hepatobiliar) atau tulang.

Pada orang dewasa sebagian besar dari kadar ALP berasal dari hati, sedangkan pada anak-anak sebagian besar berasal dari tulang. Jika terjadi kerusakan ringan pada sel hati, mungkin kadar ALP agak naik, tetapi peningkatan yang jelas terlihat pada penyakit hati akut. Begitu fase akut terlampaui, kadar serum akan segera menurun, sementara kadar bilirubin tetap meningkat. Peningkatan kadar ALP juga ditemukan pada beberapa kasus keganasan (tulang, prostat, payudara) dengan metastase dan kadang-kadang keganasan pada hati atau tulang tanpa matastase (isoenzim Regan).

Kadar ALP dapat mencapai nilai sangat tinggi (hingga 20 x lipat nilai normal) pada sirosis biliar primer, pada kondisi yang disertai struktur hati yang kacau dan pada penyakit-penyakit radang, regenerasi, dan obstruksi saluran empedu intrahepatik. Peningkatan kadar sampai 10 x lipat dapat dijumpai pada obstruksi saluran empedu ekstrahepatik (misalnya oleh batu) meskipun obstruksi hanya sebagian. Sedangkan peningkatan sampai 3 x lipat dapat dijumpai pada penyakit hati oleh alcohol, hepatitis kronik aktif, dan hepatitis oleh virus.

Pada kelainan tulang, kadar ALP meningkat karena peningkatan aktifitas osteoblastik (pembentukan sel tulang) yang abnormal, misalnya pada penyakit Paget. Jika ditemukan kadar ALP yang tinggi pada anak, baik sebelum maupun sesudah pubertas, hal ini adalah normal karena pertumbuhan tulang (fisiologis). Elektroforesis bisa digunakan untuk membedakan ALP hepar atau tulang. Isoenzim ALP digunakan untuk membedakan penyakit hati dan tulang; ALP1 menandakan penyakit hati dan ALP2 menandakan penyakit tulang.

Jika gambaran klinis tisak cukup jelas untuk membedakan ALP hati dari isoenzim-isoenzim lain, maka dipakai pengukuran enzim-enzim yang tidak dipengaruhi oleh kehamilan dan pertumbuhan tulang. Enzim-enzim itu adalah : 5’nukleotidase (5’NT), leusine aminopeptidase (LAP) dan gamma-GT. Kadar GGT dipengaruhi oleh pemakaian alcohol, karena itu GGT sering digunakan untuk menilai perubahan dalam hati oleh alcohol daripada untuk pengamatan penyakit obstruksi saluran empedu.

Metode pengukuran kadar ALP umumnya adalah kolorimetri dengan menggunakan alat (mis. fotometer/spektrofotometer) manual atau dengan analizer kimia otomatis. Elektroforesis isoenzim ALP dilakukan untuk membedakan ALP hati dan tulang. Bahan pemeriksaan yang digunakan berupa serum atau plasma heparin.


Nilai Rujukan
• DEWASA : 42 – 136 U/L, ALP1 : 20 – 130 U/L, ALP2 : 20 – 120 U/L, Lansia : agak lebih tinggi dari dewasa
• ANAK-ANAK : Bayi dan anak (usia 0 – 20 th) : 40 – 115 U/L), Anak berusia lebih tua (13 – 18 th) : 50 – 230 U/L.

Masalah Klinis
• PENINGKATAN KADAR : obstruksi empedu (ikterik), kanker hati, sirosis sel hati, hepatitis, hiperparatiroidisme, kanker (tulang, payudara, prostat), leukemia, penyakit Paget, osteitis deforman, penyembuhan fraktur, myeloma multiple, osteomalasia, kehamilan trimester akhir, arthritis rheumatoid (aktif), ulkus. Pengaruh obat : albumin IV, antibiotic (eritromisin, linkomisin, oksasilin, penisilin), kolkisin, metildopa (Aldomet), alopurinol, fenotiazin, obat penenang, indometasin (Indocin), prokainamid, beberapa kontrasepsi oral, tolbutamid, isoniazid, asam para-aminosalisilat.
• PENURUNAN KADAR : hipotiroidisme, malnutrisi, sariawan/skorbut (kekurangan vit C), hipofosfatasia, anemia pernisiosa, isufisiensi plasenta. Pengaruh obat : oksalat, fluoride, propanolol (Inderal)

Faktor yang dapat mempengaruhi temuan laboratorium :
• Sampel hemolisis,
• Pengaruh obat-obatan tertentu (lihat pengaruh obat),
• Pemberian albumin IV dapat meningkatkan kadar ALP 5-10 kali dari nilai normalnya,
• Usia pasien (mis. Usia muda dan tua dapat meningkatkan kadar ALP),
• Kehamilan trimester akhir sampai 3 minggu setelah melahirkan dapat meningkatkan kadar ALP.